Perpisahan Kelas 9: Ajang Mengabadikan Momen atau Koleksi Konten?
Persoalannya muncul ketika dokumentasi mulai menjadi tujuan utama.
Ada kalanya siswa lebih sibuk memikirkan pose terbaik daripada menikmati kebersamaan. Mereka lebih memperhatikan kamera daripada percakapan. Bahkan sebuah momen yang seharusnya sederhana dan penuh emosional terkadang harus diulang berkali-kali hanya demi mendapatkan gambar yang dianggap paling menarik untuk diunggah.
Padahal, kenangan tidak selalu harus memiliki kualitas gambar yang sempurna.
Sebuah foto sederhana bersama teman di halaman sekolah bisa jauh lebih bermakna dibandingkan ratusan foto yang hanya memenuhi galeri ponsel. Sebuah pelukan, ucapan terima kasih kepada guru, atau percakapan terakhir sebelum berpisah mungkin tidak pernah menjadi konten yang viral, tetapi justru dapat menjadi kenangan yang melekat selama bertahun-tahun.






